Relaksasi Saraf & Kebugaran Intraseluler

Kalkulator Dosis Magnesium

Magnesium terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh, mulai dari produksi energi ATP, relaksasi otot, sintesis neurotransmiter GABA (tidur pulas), hingga regulasi irama jantung.

Sering kram betis atau sulit tidur tapi belum yakin butuh magnesium? Cek gejala mandiri terlebih dahulu.

Kondisi & Keluhan

Step 1/1
Skrining Keamanan & Kontraindikasi:
Saran Dosis Magnesium Elemental
150 — 350
mg elemental / hari
Bentuk Kelasi Terbaik untuk Anda:
Magnesium Glycinate (Bisglycinate)

Bentuk kelasi asam amino paling ramah lambung, tidak memicu diare, sangat baik untuk kecemasan dan kualitas tidur.

Aturan: Minum 30–60 menit sebelum tidur di malam hari untuk merelaksasi sistem saraf simpatis.Evaluasi: 4 – 8 minggu rutin

Simpan & Konsultasikan Hasil

Bagikan rincian dosis ini ke dokter, ahli gizi, atau keluarga via WhatsApp:

Sumber Magnesium Alami Nusantara

Selain suplemen, penuhi cadangan intraseluler Anda lewat makanan tinggi magnesium:

Bayam Hijau Rebus
1 mangkok sedang (100g)
~79 mg Mg
Kacang Hijau Rebus
100 gram
~89 mg Mg
Tempe Kedelai
100 gram (2 potong)
~81 mg Mg
Kacang Tanah Rebus
1 genggam (50g)
~88 mg Mg
Daun Singkong Masak
100 gram
~65 mg Mg
Pisang Ambon / Raja
1 buah sedang (100g)
~35 mg Mg
Tahu Putih
100 gram
~45 mg Mg
Rujukan Konsensus:
  • Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG).
  • Zhang X, et al. Effects of Magnesium Supplementation on Blood Pressure: A Meta-Analysis. Hypertension. 2016.
  • Held C, et al. Magnesium L-threonate improved sleep quality and metrics. Sleep Medicine X. 2024.
  • Costello RB, et al. Re-evaluating the 350 mg/day Upper Limit for Magnesium. Adv Nutr. 2023.
Komitmen Kualitas & Integritas Medis

Dirancang Berdasarkan Konsensus Klinis & Riset Peer-Reviewed

Bagas Waras dibangun dengan standar transparansi medis tertinggi. Seluruh algoritma dosis dievaluasi dari uji klinis acak terkontrol (RCT) dan panduan kesehatan masyarakat resmi.

100% Berbasis Bukti (Evidence-Based)

Tidak mengandalkan klaim pemasaran produk komersial. Seluruh formula berlandaskan meta-analisis Cochrane, JAMA, Lancet, dan Permenkes RI 2019.

Adaptasi Antropometri Indonesia

Memasukkan variabel spesifik ras Asia: cutoff BMI WHO-WPRO (23 / 27.5), pigmen melanin UV tropis, dan kearifan pangan nusantara.

Etika Bebas Sponsor

Platform edukasi independen tanpa sponsor merek suplemen farmasi mana pun demi menjaga objektivitas saran klinis bagi masyarakat.

Tanya Jawab Medis (Q&A)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Jawaban berbasis bukti klinis dan konsensus medis terkemuka.

Bentuk ikatan menentukan efektivitas: Magnesium Glycinate terikat asam amino glisin, sangat lembut di lambung, dan terbaik untuk tidur nyenyak & kecemasan. Magnesium Citrate memiliki efek osmotik ringan yang bagus untuk mengatasi sembelit. Magnesium Malate bagus untuk energi otot di pagi hari. Magnesium Oksida memiliki bioavailabilitas rendah (~4%) dan sering memicu diare jika dosisnya terlalu tinggi.